Jumat, 24 Juli 2015

Jangan menikah sebelum tanyakan 15 hal ini pada pasangan!

Merdeka.com - Memutuskan untuk menikah adalah langkah besar bagi kehidupan setiap orang. Menikah merupakan komitmen seumur hidup yang tak bisa dijalani dengan main-main. Semua orang tentu ingin menikah sekali seumur hidup dan bisa langgeng dengan pasangan hingga tua.

Banyak yang sudah menikah dan bertanya-tanya apakah mereka sudah memilih orang yang tepat untuk dijadikan teman hidup. Tentunya tak ada yang ingin menyesal setelah memilih pasangan dan memutuskan menikah. Menurut survei yang dilakukan oleh The New York Times, ada beberapa pertanyaan yang sebaiknya ditanyakan oleh pasangan sebelum memutuskan untuk menikah.

Ini dia beberapa pertanyaan yang sebaiknya didiskusikan oleh pasangan sebelum memutuskan menikah, seperti dilansir oleh Mogul.

1. Pasangan ingin memiliki anak atau tidak? Jika iya, berapa anak yang diinginkan oleh pasangan. Ketika sudah memiliki anak, siapa yang akan menjadi pengasuh utama, atau orang tua akan mengasuh secara bergantian?

2. Kemampuan finansial pasangan dan impian yang ingin dicapai. Apakah ide mengenai pendapatan dan pengeluaran dalam rumah tangga pasangan sudah sesuai satu sama lain, atau ada hal yang berbeda dan perlu disepakati lebih lanjut?

3. Mengenai urusan rumah tangga. Bagaimana urusan rumah tangga diselesaikan, siapa yang bertanggung jawab, atau urusan dan pekerjaan rumah tangga akan dibagi rata? Apakah suami mau mengerjakan pekerjaan rumah tangga seperti mencuci, menyapu, dan lainnya ketika istri tak bisa?

4. Apakah pasangan sudah mengetahui dan saling terbuka mengenai kesehatan fisik dan mental? Pasangan sebaiknya saling jujur mengenai riwayat penyakit, penyakit yang menurun pada keluarga, dan lainnya.

5. Apakah pasangan sudah memberikan kasih sayang dan perhatian seperti yang kalian harapkan?

6. Bagaimana pasangan membahas masalah seksual. Apakah pasangan bisa terbuka dan nyaman untuk berdiskusi masalah kebutuhan seksual, ketakutan, dan hasrat seksual?

7. Bagaimana dengan televisi di tempat tidur? Hal ini terlihat sepele, tetapi televisi di tempat tidur juga bisa mengganggu waktu-waktu intim pasangan dan memicu pertengkaran.

8. Apakah selama ini pasangan sudah saling menghormati dan mendengarkan dengan baik mengenai ide-ide pasangan? Apakah pasangan bisa saling terbuka membicarakan hal yang tidak mereka sukai, protes, atau komplain?

9. Apakah pasangan memiliki nilai-nilai moral yang sama? Bagaimana dengan nilai-nilai keagamaan dan juga mengenai kebutuhan spiritual, dan pendidikan moral untuk anak?

10. Bagaimana hubungan kalian dengan teman-teman pasangan? Apakah kalian menyukainya? Bagaimana sikap pasangan terhadap teman-teman kalian? Apakah ini bisa menimbulkan masalah ke depannya?

11. Bagaimana hubungan pasangan dengan orang tua dan keluarga kalian? Apakah hubungan dengan orang tua bisa menjadi masalah di masa depan?

12. Apa kebiasaan di keluarga masing-masing yang tidak disukai pasangan, atau uneg-uneg pasangan mengenai keluarga kalian? Karena pernikahan bukan hanya antara dua orang, tetapi juga dua keluarga.

13. Apakah ada hal-hal yang harus ditinggalkan untuk pernikahan ini? Misalkan pihak wanita yang harus berhenti bekerja setelah menikah, dan lainnya. Apakah ada hal-hal yang tak siap ditinggalkan saat menikah?

14. Ketika ada kemungkinan tawaran kerja yang jauh dari rumah atau tempat domisili, apakah pasangan mau diajak serta pindah rumah, atau akan menjalani hubungan jarak jauh?

15. Apakah pasangan memiliki kepercayaan pada satu sama lain bahwa mereka bisa menjalani komitmen pernikahan ini selamanya dan yakin bahwa mereka bisa menghadapi berbagai tantangan bersama di masa depan?

Pertanyaan-pertanyaan di atas sebaiknya didiskusikan dan dibicarakan dengan pasangan sebelum melangsungkan pernikahan. Meski terlihat biasa saja, namun pertanyaan di atas membawa isu yang bisa menjadi masalah di masa depan jika tidak ada kesepakatan dan pemahaman yang baik.

Pertanyaan di atas juga bisa membantu pasangan untuk saling berbagi pikiran dan terbuka mengenai perspektif masing-masing. Ketika kesepakatan dan pemahaman sudah dicapai sebelum menikah, tentunya langkah menuju jenjang pernikahan akan menjadi lebih mantap.


Reporter : Kun Sila Ananda | Kamis, 23 Juli 2015 07:08

Senin, 19 Mei 2014

Tulus - Sepatu

Kita adalah sepasang sepatu
Selalu bersama tak bisa bersatu
Kita mati bagai tak berjiwa
Bergerak karena kaki manusia

Aku sang sepatu kanan
Kamu sang sepatu kiri
Ku senang bila diajak berlari kencang
Tapi aku takut kamu kelelahan
Ku tak masalah bila terkena hujan
Tapi aku takut kamu kedinginan

Kita sadar ingin bersama
Tapi tak bisa apa-apa
Terasa lengkap bila kita berdua
Terasa sedih bila kita di rak berbeda
Di dekatmu kotak bagai nirwana
Tapi saling sentuh pun kita tak berdaya

Ku senang bila diajak berlari kencang
Tapi aku takut kamu kelelahan
Ku tak masalah bila terkena hujan
Tapi aku takut kamu kedinginan

Kita sadar ingin bersama
Tapi tak bisa apa-apa
Kita sadar ingin bersama
Tapi tak bisa apa-apa
Terasa lengkap bila kita berdua
Terasa sedih bila kita di rak berbeda
Di dekatmu kotak bagai nirwana
Tapi saling sentuh pun kita tak berdaya

Cinta memang banyak bentuknya
Mungkin tak semua bisa bersatu.


Read more: Tulus - Sepatu Lyrics | MetroLyrics

Kamis, 02 Januari 2014

Happy New Year 2014

Sudah lama sekali tidak menulis dan sunggung kangen dengan momen itu....
Momen saat biasa menulis apa yang ingin dikatakan, dan tak terasa sudah berlalu menjadi tahun yang baru di 2014 ini...

Selamat Tahun baru dan semoga keadaan menjadi jauh lebih baik lagi di tahun yang baru. Selain itu juga dapat mencapai apa yang sudah dicita-citakan di segala bidang.
Kesuksesan akan selalu menyertai disaat kita masih mau berusaha dan pantang menyerah.
Ditambah juga dengan positif thinking sehingga aku akan terus optimis dengan keberhasilan di masa mendatang... Semoga selalu dapat terus mengembangkan diri ke arah yang lebih baik.

Review di tahun 2013 akan menjadi panduan untuk menghadapi tahun 2014 dengan lebih berani lagi.
Terima kasih untuk semua yang terjadi di 2013, Terima kasih banyak....
Semua teman dan keluarga Terima kasih Banyak....
Mari kita berusaha mengisi tahun 2014 dengan sesuatu yang lebih berharga dan menyenangkan.
Terima kasih dan maaf untuk semua kesalahan yang pernah diperbuat.
Love you and keep smiling... 

Selasa, 30 April 2013

Dilema Si Abang Sopir dan Kenek Bus Mayasari 117

Pagi ini seperti biasanya aku menunggu Bus 117 dari Pulo Gadung menuju Pasar Rebo dimana tujuan akhirnya adalah BSD Tangerang.
Namun ada yang berbeda pagi ini yaitu busnya sepi dong.... Padahal biasanya saat aku naik sudah terisi separuh dari bus berkapasitas 55 orang yang terkadang masih suka dijejalin dengan orang yang berdiri di sepanjang lorong antar kursi hingga tak ada tempat kosong bahkan untuk berdiri pun.
Inilah kenyataan yang harus diterima para penumpang dimana bus boleh patas AC namun berhubung diisi hingga penuh sesak maka air conditionernya kadang menjadi tidak berasa.
Bahkan pernah 1 kali saat stop di UKI berhubung banyak sekali yang mau naik maka ada polantas yang mengetuk kasar pintu abang sopir dan bilang "wei pak, sudah cukup, kalo sudah penuh ya sudah. Ingat ini manusia yang ada di dalamnya" . Untung si Bapak Polantas tidak meneruskan kalimatnya, mungkin maksudnya adalah seperti kandang ayam yang kepenuhan.
Dan ternyata setelah jalan beberapa menit ada seorang Bapak yang menanyakan kenapa si abang kenek yang sedang mengomel "aduh macet mulu, sudah ga ada sewa (penumpang) masih pakai macet pula", dan ternyata si kenek bercerita bahwa baru saja ada penambahan jumlah unit Bus 117 dimana sebelumnya ada 13 bus, sekarang ditambah 7 unit sehingga total menjadi 20 unit.
Dan sekarang waktu keberangkatannya dibuat mepet dari sebelumnya yang tiap 30 menit menjadi setiap 5-10 menit.
Buat aku sebagai penumpang tetap, wah ini sangat menyenangkan sekali karena lama menunggu bus berikutnya jika terlewat menjadi lebih pendek. Dan ternyata yang heran bukan cuman aku melihat isi busnya masih sepi dan bisa mendapat tempat duduk tapi ada 2 ibu-ibu yang tampak bahagia bisa mendapatkan tempat duduk.
Dari sisi penumpang, ini merupakan kabar yang sangat menggembirakan karena waktu tunggu bisa menjadi lebih cepat, namun untuk si abang sopir dan kenek menjadi tidak menyenangkan karena uang setoran mereka mungkin akan berkurang karena selisih dengan bus sebelumnya hanya 15 menit sehingga jumlah penumpang yang biasanya lebih banyak sekarang menjadi lebih sedikit karena terbawa dengan bus-bus sebelumnya.
Jadi bisa dibilang dengan penambahan jumlah unit busnya membawa 2 sisi yaitu positif untuk penumpangnya dan negatif untuk sopir dan keneknya.
Setiap keputusan yang kita ambil pun pasti akan memiliki 2 sisi mata uang baik positif maupun negatif, jadi tinggal dari mana kita mau melihat suatu kasus tersebut.

Rabu, 17 April 2013

Happiness Inside ?

Minggu kemarin dengar ceramah dengan judul " Banyak masalah? dibuat enjoy aja".
Kurang lebih judulnya begitu, walau pembicaranya juga bilang bukan judul yg mudah krn hanya gampang diucapkan sedang untuk prakteknya pasti butuh perjuangan ekstra.
Hari ini disaat hujan deras, badan kedinginan dan masih harus berjuang untuk sampe ke rumah, benar2 merasakan sendiri tiba2 menerima bbm dari seorang yang pernah dekat dan menunjukkan perhatiannya. Oh rasanya menjadi semakin galau dan terasa sakit kalau ingat cerita masa lalu.
Ternyata setelah mandi dan duduk tenang, baru keingat kembali dengan ceramah Minggu bahwa Happiness atau kebahagiaan benar2 ditentukan oleh kita sendiri. Bagaimana cara kita berpikir atau pola pikir kita terhadap suatu masalah atau kejadian.
Dalam hal ini, kita merasa sendiri hanya dengan kondisi hujan, padahal kalau dipikir baik2 banyak juga orang yg basah kuyup keujanan dan kedinginan bahkan gak punya tempat berteduh, lalu mengapa hati ini merasa kita yang paling ngenes? alangkah indahnya jika kita bisa langsung switch penilaian kita bahwa oh hujan pasti enak tidurnya malam ini nih, dan pikiran pun menjadi lebih santai.
Jadi benar adanya bahwa pikiran kita sendirilah yg menentukan apakah kita mau memilih happy atau malah bersedih untuk suatu kondisi yang sama. Untuk kejadian ini sadarnya belakangan sehingga sudah terlanjut kebawa galau. Nah bagaimana supaya kita selalu ingat untuk memutar pola pikirnya menjadi sesuatu yg lebih menyenangkan? jawaban si penceramah waktu itu adalah LATIHAN. Sama seperti anak sekolah yang menghadapi ujian, krn sebelumnya ia serig mengerjakan soal2 latihan maka saat ujian semuanya menjadi lebih mudah karena sudah terbiasa.
Nah sekarang saatnya aku mulai belajar membiasakan diri untuk berpikir akan sesuatu dari sisi yang berbeda sehingga ujungnya atau tujuan akhirnya bisa lebih bahagia lagi dari saat ini.
Amin dan semoga pikiranku bisa terus ke arah yg kutuju.

Rabu, 10 April 2013

Yuk, Tambah Pengetahuan Kita Mengenai OGB ….

Sebagian besar dari kita pasti banyak mendengar OGB atau kepanjangannya Obat Generik Berlogo di apotek saat kita ingin menebus obat. Sebenarnya apa sih Obat Generik itu?
Obat Generik yang sering kita dengar dan gunakan itu adalah obat yang telah habis masa patennya sehingga dapat diproduksi oleh semua perusahaan farmasi tanpa membayar royalti. Untuk obat generik sendiri juga ada 2 jenis yaitu obat generik bermerek dagang dan obat generik berlogo (OGB) yang dipasarkan dengan merek kandungan zat aktifnya.
Dari sisi zat aktifnya (komponen utama obat), antara obat generik baik berlogo mapupun bermerek dagang persis sama dengan obat paten. Namun obat generik lebih murah jika dibandingkan dengan obat yang dipatenkan. Hal ini menyebabkan sebagian besar masyarakat menganggap obat generik adalah obat murah yang diragukan efikasinya / kemanjurannya.
Mengapa OGB (Obat Generik Berlogo) bisa memiliki harga yang lebih murah? Hal ini dikarenakan OGB merupakan program pemerintah Indonesia yang diluncurkan di tahun 1989 dengan tujuan untuk memberikan alternatif obat bagi masyarakat dengan kualitas terjamin, harga terjangkau, serta ketersediaan obat yang cukup. Terkait dengan program pemerintah,maka dilakukan pengawasan secara ketat terutama dalam hal mutu dimana harus sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Selain itu harganya bisa menjadi murah karena tidak adanya biaya promosi baik melalui iklan ataupun presentasi ke dokter dan apotek dimana biaya promosi ini memakan sekitar 40% dari total persentase harga obat. Lalu mengapa kita masih ragu untuk menggunakannya?
Awalnya OGB ini diproduksi untuk memenuhi kebutuhan obat institusi kesehatan pemerintah dan kemudian berkembang ke sektor swasta   karena adanya permintaan dari masyarakat. Kita dapat mengenali OGB ini dari logonya berupa lingkaran hijau bergaris-garis putih dengan tulisan “Generik” di bagian tengah lingkaran. Dimana logo ini menunjukkan bahwa OGB telah lolos uji kualitas, khasiat dan keamanan sedangkan garis-garis putih menunjukkan OGB dapat digunakan oleh berbagai lapisan masyarakat.
Sebagai contoh untuk amoxicillin paten milik salah 1 pabrik farmasi, harga amoxicillin generiknya hanya 10% dari harga obat patennya. Padahal kalau kita teliti ulang isinya atau zat aktifnya adalah sama yaitu amoxicillin dan berfungsi sama sebagai antibiotik. Mungkin bisa juga diinfokan oleh pabrik farmasi penghasil OGB bahwa efektivitas obatnya adalah sama dengan yang paten untuk menambah keyakinan masyarakat dalam menggunakan obat generik.
Dengan ulasan mendetail ini, harusnya keraguan yang ada di benak kita mengenai kualitas obat generik sudah tidak ada lagi. Kita harus yakin bahwa pabrik farmasi yang memproduksi obat generik ini adalah pabrik yang sama dan juga memperoduksi obat paten, sehingga mereka sudah memiliki pengalaman yang sama dalam memproduksi obat berkualitas. Harga obat generik pun lebih terjangkau sehingga dapat digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat lagi. Yuk… kita gunakan obat generik saat menebus obat di apotek, para apoteker yang ada di apotek pasti akan membantu kita untuk mendapatkan penjelasan mengenai obat generik dengan harga obat yang lebih murah. Selamat mencoba…


www.dexa-medica.com

Selasa, 26 Maret 2013

TERBANG BERSAMA KEHENINGAN

BERAT, itulah kata yang bisa mewakili tantangan hidup kekinian. Orang miskin dihadang penyakit di sana-sini. Orang kaya alisnya dibikin berkerut oleh berbagai masalah. Sebagian malah sudah dipenjara, sebagian lagi menuggu giliran untuk beristirahat di tempat yang sama. Manusia biasa menggendong berbagai beban ke sana ke mari (dari mencari nafkah, menyekolahkan anak sampai dengan mempersiapkan hari tua), pejabat maupun pengusaha juga serupa: senantiasa ditemani masalah kemanapun ia pergi. Di desa banyak orang mengeluh, luas tanah tetap namun jumlah manusia senantiasa tambah banyak. Sehingga setiap
tahun memunculkan tantangan penciptaan lapangan kerja. Bila tidak terselesaikan ia bisa lari kemana-mana. Dari kejahatan sampai dengan kekerasan.

Digabung menjadi satu, jadilah kehidupan berwajah serba berat di sana-sini. Tidak saja di negara berkembang, di negara maju sekali pun tantangannya serupa. Kemajuan ekonomi Jepang yang demikian fantastis tidak bisa mengerem angka bunuh diri. Kemajuan peradaban Amerika tidak membuat negara ini berhenti menjadi konsumen obat tidur per kapita paling tinggi di dunia. Jangankan berbicara negeri Afrika seperti Botswana. Rata-rata harapan hidup hanya 30-an tahun.
Orang dewasa di sana lebih dari 80 persen positif terjangkit HIV. Sehingga
menimbulkan pertanyaan, "Demikian beratkah beban manusia untuk hidup?"

Ada sahabat yang menghubungkan beratnya hidup manusia dengan hukum gravitasinya Newton yang berpengaruh itu. Sudah menjadi pengetahuan publik, kalau Newton menemukan hukum ini ketika duduk di bawah pohon apel, dan tiba-tiba buahnya jatuh.

Sehingga Newton muda berspekulasi ketika itu, ada serangkaian hukum berat (baca: gravitasi) yang membuat semua benda jatuh ke bawah. Sahabat ini bertanya lebih dalam, "kalau gravitasi yang menarik apel jatuh ke bawah, lantas hukum apa yang membawanya naik ke puncak pohon apel?"
Dengan jernih ia menyebut "The law of levitation" (hukum penguapan). Kalau gravitasi menarik apel ke bawah, penguapan menariknya ke arah atas.

Dalam bahasa yang lugas sekaligus cerdas, sahabat ini mengaitkan kedua hukum fisika ini ke dalam dua hukum kehidupan: "Hate is under the law of gravity, love is under the law of levitation."
Kebencian berkait erat dengan gravitasi karena mudah sekali membuat manusia hidup serba berat dan ditarik ke bawah. Cinta berkaitan dengan gerakan-gerakan ke atas. Karena hanya cinta yang membuat manusia ringan dan terbang ke atas. Sungguh sebuah bahan renungan kehidupan yang cerdas dan bernas.

Kembali ke soal hidup manusia yang serba berat, tidak ada manusia yang bebas sepenuhnya dari masalah. Bahkan ada yang menyederhanakan kehidupan dengan sebuah kata: penderitaan! Hanya saja kebencian berlebihan yang membuat semua ini menjadi semakin berat dan semakin berat lagi. Ada yang benci pada diri sendiri, ada yang membenci orang tua, suami, istri, teman, tetangga, atasan kerja, sampai dengan ada yang membenci Tuhan.

Perhatikan wajah-wajah manusia kekinian yang miskin senyum, yang mudah tersinggung, yang senantiasa minta diperhatikan, penerimaan bulanan yang serba kurang, dan masih bisa ditambah lagi dengan yang lain. Semuanya berakar pada yang satu: kebencian! Sehingga mudah dimengerti kalau perjalanan hidup seperti buah apel, semakin tua semakin berat dan semakin ditarik ke bawah.

Terinspirasi dari sinilah, kemudian sejumlah guru mengurangi sesedikit mungkin berjalan dalam hidup dengan beban-beban kebencian. Dan mencoba menarik kehidupan ke atas menggunakan sayap-sayap cinta. Semua perjalanan cinta mulai dari sini: mencintai kehidupan. Makanya sahabat-sahabat penekun meditasi Vipasana berkonsentrasi pada keluar masuknya nafas. Tidak saja karena membuat manusia mudah terhubung dengan hidup, tetapi berpelukan penuh cinta dengan kehidupan. Dan segelintir penekun Vipasana yang telah berjalan amat jauh, kemudian mengalami cosmic orgasm. Semacam orgasme kosmik yang ditandai oleh terlihatnya keindahan di mana-mana. Karena semuanya terlihat serba indah, tidak ada lagi dorongan untuk mencari jawaban. Bahkan pertanyaan sekalipun sudah lenyap dari kepala. Ini yang disebut seorang guru dengan terbang bersama keheningan.

Ada yang menyebut ini dengan emptiness. Sebuah terminologi timur yang amat susah untuk dijelaskan dengan kata-kata manusia.
Namun Dainin Katagiri dalam Returning to Silence, menyebutkan: "The final goal is that we should not be obsessed with the result, whether good, bad or neutral." Keseluruhan upaya untuk tidak terikat dengan hasil. Itulah keheningan. Sehingga yang tersisa persis seperti hukum alam: kerja, kerja dan kerja. Dalam kerja seperti ini, manusia seperti matahari. Ditunggu tidak ditunggu, besok pagi ia terbit. Ada awan tidak ada awan, matahari tetap bersinar. Disukai atau dibenci, sore hari dimana pun ia akan terbenam.

Mirip dengan matahari yang tugasnya berbeda dengan awan dan bintang. Kita manusia juga serupa. Pengusaha bekerja di perusahaan. Penguasa bekerja di pemerintahan. Pekerja bekerja di tempat masing-masing. Penulis menulis. Pertapa bertapa. Pencinta yoga beryoga. Pengagum meditasi bermeditasi. Semuanya ada tempatnya masing-masing. Ada satu hal yang sama di antara mereka: "Menjadi semakin sempurna di jalan kerja". Soal hasil, sudah ada kekuatan amat sempurna yang sudah mengaturnya. Keinginan apalagi kebencian, hanya akan membuatnya jadi berat dan terlempar ke bawah.


oleh Gede Prama

TINDAKAN KECIL TIDAK DIKENAL


Di kota Liverpool Inggris, tempat John Lennon melahirkan kelompok musik yang
pernah merubah sejarah dunia, saya pernah mengalami sebuah pengalaman
kemanusiaan yang amat menyentuh. Setelah antre cukup lama di kantor
imigrasi, guna memperpanjang visa isteri saya, lebih-lebih setelah mendengar
orang di antrean depan ditanya dan dimaki sana-sini, hati ini sempat kecut
juga.
Belum lagi ditambah dengan stok tiket return yang batasnya hari itu
juga. Plus tidak ada uang untuk menyewa hotel kalau terpaksa menginap.
Begitu cekaknya keuangan, bekalpun membawa dari kota Lancaster yang berjarak
sekitar empat jam perjalanan kereta api.

Sesampai di depan petugas, saya terangkan maksud kedatangan saya.

Ketika petugas tahu, bahwa visa yang mau diperpanjang adalah visa isteri, ia
bertanya apakah saya membawa akte pernikahan. Busyet, saya lupa membawanya.
Kalaupun saya bawa, pasti ia tidak mengerti karena dalam bahasa melayu.

Saya sudah siap-siap mental dimaki sebagaimana orang Pakistan di depan, atau
disuruh kembali lain waktu. Tiba-tiba saja saya ingat lagu John Lennon yang
berjudul Imagine, yang bertutur mengenai mimpi John tentang kehidupan
manusia yang tanpa agama, bangsa dan atribut lain yang memisahkan.

Di tengah lamunan akan John Lennon tadi, tiba-tiba saya dikejutkan oleh
suara petugas imigrasi yang menemukan kata Bali sebagai tempat lahir isteri
saya di pasport. Dengan ekspresi yang amat bersahabat ia bertanya, di bagian
mana dari Bali ia lahir, apakah kami sekeluarga senang tinggal di Inggris,
dan sederetan pertanyaan yang sangat menghibur.

Ketika saya tanya balik, kenapa ia demikian bersahabat setelah tahu kami
dari Bali, petugas tadi menceritakan pengalaman pribadinya yang pernah
ditolong orang Bali, ketika mengalami kecelakaan saat berwisata di pulau
dewata ini. Singkat cerita, semua urusan menjadi beres hanya karena ada kata
Bali di pasport.

Mirip dengan pengalaman di Liverpool, di Manchester saya juga pernah
diselamatkan nasib baik. Setelah menempuh penerbangan dari Paris yang
melelahkan, saya ikuti saja antrean manusia yang ada di depan guna diperiksa
imigrasi. Setelah pegal berdiri setengah jam, dan akan memperoleh giliran
bertatap muka dengan petugas imigrasi, baru saya tahu walau saya antre di
tempat yang keliru. Sebagai warga Indonesia, saya antre di tempat yang
ditujukan untuk warga masyarakat Eropa.

Padahal, pesawat berikut ke tempat lain mesti take off kurang dari sejam
lagi.

Saya sudah pasrah, what will be, will be. Pertama-tama, tentu saja
petugasnya cemberut melihat tampang saya.
Lebih-lebih setelah melihat
passport yang berisi gambar burung garuda. Namun, karena kesabaran petugas,
dibuka juga itu passport sambil bertanya, di mana saya tinggal selama di Inggris. Setelah saya jawab dengan sebutan desa Galgate di pinggiran kota kecil Lancaster, tiba-tiba wanita di depan saya wajahnya sumringah. Dengan akrab dia bercerita tempat lahirnya.

Penduduk desa kecil yang amat bersahabat. Buah apel yang bisa dipetik siapa
saja oleh penduduk desa Galgate. Orang-orang tua jompo yang penuh senyum dan persahabatan tanpa pamrih dan masih banyak lagi yang lain. Dan, tiba-tiba
saja petugas imigrasi ini minta saya menunggu sebentar, sementara ia pergi
membawa passport saya ke counter lain.

Tidak lebih dari tiga menit, ia sudah mengembalikan passport saya lengkap
dengan stempel imigrasi. Sambil berpesan : sampaikan salam kangen saya buat
penduduk desa Galgate.

Boleh percaya boleh tidak, saya mengalami kejadian-kejadian seperti ini,
dalam frekuensi yang cukup sering. Sejumlah rekan Tionghoa yang mengerti
petunjuk hoki, menyebut saya manusia hoki karena bentuk hidung, telinga dan
dagu yang cocok dengan ciri-ciri hoki. Sebagai manusia biasa, saya memang
memiliki banyak kekurangan. Disebut sering suka cerita yang porno dan jorok.
Suka 'ngompol' (ngomong politik).

Berteriak kalau lagi marah besar di rumah. Wika, Adi dan Suci adalah
manusia-manusia yang paling tahu daftar kekurangan saya. Akan tetapi, sejak
umur yang sangat kecil, saya dibiasakan oleh seorang kakak, untuk
mengumpulkan daftar tindakan-tindakan kecil yang tidak bernama.

Tidak dikenal. Tidak dihitung. Namun, berguna buat alam dan orang lain.

Bukan pada tempatnya, kalau saya membeberkan daftar tindakan- tindakan saya
di kolom ini. Yang jelas, ada semacam kesegaran dalam jiwa, sesaat setelah
melakukan tindakan-tindakan tidak dikenal dan tidak bernama. Kepala yang
pusing, tiba-tiba jadi membaik. Kantong cekak yang membuat dahi berkerut, berubah menjadi ucapan terimakasih ke Tuhan. Isteri yang tadinya kelihatan seram jadi lembut dan cantik.

Banyak hal bisa berubah setelah melakukan tindakan-tindakan model terakhir.

Saya tidak tahu, apa ini sebuah sugesti, atau ada tangan-tangan kekuatan
alam yang membuatnya demikian. Yang jelas, alam bisa demikian perkasa dan
bertahan lama, karena bergerak dalam siklus memberi, memberi dan memberi.
Rumput hijau memberi kesejukan.

Matahari membawa energi. Air menghadirkan kehidupan. Adakah mereka
membutuhkan imbalan lebih?

Belajar dari ini semua, saya berusaha untuk mematikan keran di tempat umum
yang lupa ditutup orang lain. Membukakan pintu ke orang lain yang tidak
dikenal di lokasi-lokasi publik. Mengembalikan posisi pohon yang roboh.
Mengubur kucing yang mati digilas mobil orang.


Bagaimana dengan Anda?

Posted by Gede Prama on 2006-04-05

MENGUBAH CACIAN JADI KEKAGUMAN


MENJADI besar tanpa penderitaan sekaligus cacian orang, itulah
kemauan banyak sekali anak muda. Dan kalau memang kehidupan seperti
itu ada, tentu ada terlalu banyak manusia yang juga menginginkannya.
Sayangnya wajah kehidupan seperti ini tidak pernah ada. Sehingga
jadilah cita-cita menjadi besar tanpa penderitaan hanya sebagai
khayalan manusia malas yang tidak pernah mencoba.

Ini serupa dengan khayalan seorang sahabat Amerika yang bertanya:
kenapa Yesus tidak lahir di Amerika di abad ke-21 ini?
Rekan lainnya
sesama Amerika menimpali sambil bercanda: memangnya ada wanita
Amerika yang masih perawan? Namanya juga canda, tentu tidak
disarankan untuk memikirkannya terlalu serius. Apalagi tersinggung.
Namun bercanda atau tidak, serius atau sangat serius, kisah-kisah
manusia kuat dan terhormat hampir semuanya berisi kisah-kisah penuh
cacian sekaligus penderitaan. Sebutlah deretan nama-nama mengagumkan
seperti Nelson Mandela, Mahatma Gandhi sampai dengan Dalai Lama.
Semuanya dibikin kuat sekaligus terhormat oleh penderitaan.

Mandela menjadi kuat dan terhormat karena puluhan tahun dipenjara,
disakiti serta diasingkan. Sekarang, ia tidak saja dihormati dan
disegani namun juga menjadi modal demokrasi yang mengagumkan bagi
Afrika Selatan. Gandhi besar dan menjulang karena terketuk amat dalam
hatinya oleh kesedihan akibat diskriminasi dan penjajahan. Dan yang
lebih mengagumkan, tatkala perjuangannya berhasil, ia menolak memetik
buah kekuasaan dari hasil perjuangannya yang panjang, lama sekaligus
mengancam nyawa.

Dalai Lama apa lagi. Di umur belasan tahun kehilangan kebebasan.
Menginjak umur dua puluhan tahun kehilangan negara. Dan sampai
sekarang sudah hidup di pengungsian selama tidak kurang dari empat
puluh lima tahun. Setiap hari menerima surat sekaligus berita
menyedihkan tentang Tibet. Lebih dari itu, negaranya Tibet sampai
sekarang kehilangan banyak sekali hal akibat masuknya pemerintah Cina.
Namun sebagaimana sudah dicatat rapi oleh sejarah, daftar-daftar
kesedihan Dalai Lama ini sudah berbuah teramat banyak. Menerima
hadiah nobel perdamaian di tahun 1989. Setiap kali berkunjung ke
negara-negara maju disambut lebih meriah dari penyanyi rock yang
terkenal. Karya-karyanya mengubah kehidupan demikian banyak orang.
Sampai dengan julukan banyak sekali pengagumnya yang menyimpulkan
kalau Dalai Lama hanyalah seorang living Buddha.

Hal serupa juga terjadi dengan tokoh wanita mengagumkan bernama Evita
Peron. Belum berumur sepuluh tahun keluarganya berantakan karena
ayahnya meninggal. Kemudian menyambung kehidupan dengan cara menjadi
pembantu rumah tangga. Bosan jadi pembantu kemudian menjadi penyanyi
bar. Dan bahkan sempat diisukan miring dalam dunia serba gemerlap
ini. Pernikahannya dengan Juan Peron tidak mengakhiri penderitaan,
malah menambah panjangnya aliran sungai air mata. Namun kehidupan
Evita Peron demikian bercahaya. Tidak saja di Argentina ia bercahaya,
di dunia ia juga bercahaya.

Salah satu guru meditasi mengagumkan di Amerika bernama Pema Chodron.
Tidak saja bahasanya sederhana, pengungkapan idenya juga mendalam.
Namun kekaguman seperti ini juga berawal dari kesedihan mendalam.
Sebagaimana yang ia tuturkan dalam When Things Fall Apart, perjalanan
kejernihan Pema Chodron mulai dengan sebuah kesedihan yang tidak
terduga:

suaminya mengaku jatuh cinta pada wanita lain dan minta segera cerai.
Bagi seorang wanita setia, tentu saja ini seperti petir di siang
bolong. Namun betapa menyakitkan pun beritanya, hidup harus tetap
berjalan.

Dari sinilah ia belajar meditasi dari Chogyam Trungpa.
Dan ini juga
yang membukakan pintu kehidupan yang mengagumkan belakangan. Sehingga
di salah satu bagian buku tadi, Chodron secara jujur mengungkapkan
kalau mantan suaminya yang di awal seperti mencampakkan hidupnya,
ternyata seorang pembuka pintu kehidupan yang mengagumkan.

Cerita Thich Nhat Hanh lain lagi. Tokoh perdamaian asli Vietnam ini
mengalami banyak sekali pengalaman getir ketika perang Vietnam. Kalau
soal hampir mati, atau hampir diterjang peluru panas sudah biasa.
Namun tatkala membawa misi perdamaian ke Amerika, ternyata pemerintah
Vietnam melarangnya kembali ke Vietnam. Dan sejak puluhan tahun yang
lalu Thich Nhat Hanh bermukim di Prancis. Dan penderitaan serta
kesedihan-kesedihan yang mendalam ini juga yang membuat nama Hanh
demikian dikenal dan menjulang. Pernah dinominasikan sebagai pemenang
hadiah Nobel perdamaian, dihormati di banyak sekali negara, dan karya-
karyanya lebih dari sekadar mengagumkan.

Daftar panjang tokoh-tokoh kuat sekaligus terhormat, yang dibuat
besar oleh penderitaan dan cacian orang masih bisa diperpanjang.
Namun semua ini sedang membukakan pintu kehidupan yang amat berguna:
penderitaan dan cacian orang ternyata sejenis vitamin jiwa yang
membuatnya jadi menyala.
Ini mirip sekali dengan judul sebuah buku
indah yang berbunyi: Pain, the Gift that Nobody Want.
Rasa sakit,
penderitaan, cacian orang hampir semua manusia tidak menghendakinya.
Tidak saja lari jauh-jauh, bahkan sebagian lebih doa manusia memohon
agar dijauhkan dari penderitaan, cacian sekaligus rasa sakit.

Namun daftar panjang kisah manusia seperti Dalai Lama, Pema Chodron
sampai dengan Thich Nhat Hanh ternyata bertutur berbeda. Hanya
manusia-manusia yang penuh kesabaran dan ketabahan untuk tersenyum di
tengah cacian dan penderitaan, kemudian jiwanya menyala menerangi
kehidupan banyak sekali orang.

Ternyata, penderitaan dan cacian orang – di tangan manusia-manusia
sabar dan tabah – bisa menjadi bahan-bahan yang memproduksi kekaguman
orang kemudian. Persoalannya kemudian, di tengah-tengah sebagian
lebih wajah kehidupan yang serba instant, punyakah kita cukup banyak
kesabaran dan ketabahan?


Oleh: GEDE PRAMA
sumber: Motivasi_Net

Rabu, 29 Juli 2009

Asam Urat

Pendahuluan
Di masyarakat kini beredar mitos bahwa ngilu sendi berarti asam urat.
Pengertian ini perlu diluruskan karena tidak semua keluhan dari nyeri sendi disebabkan oleh asam urat. Pengertian yang salah ini diperparah oleh iklan jamu/obat tradisional.
Penyakit rematik banyak jenisnya. Tidak semua keluhan nyeri sendi atau sendi yang bengkak itu berarti asam urat. Untuk memastikannya perlu pemeriksaan laboratorium.
Sebenarnya yang dimaksud dengan asam urat adalah asam yang berbentuk kristal-kristal yang merupakan hasil akhir dari metabolisme purin (bentuk turunan nukleoprotein), yaitu salah satu komponen asam nukleat yang terdapat pada inti sel-sel tubuh.
Secara alamiah, purin terdapat dalam tubuh kita dan dijumpai pada semua makanan dari sel hidup, yakni makanan dari tanaman (sayur, buah, kacang-kacangan) atau pun hewan (daging, jeroan, ikan sarden). Jadi asam urat merupakan hasil metabolisme di dalam tubuh, yang kadarnya tidak boleh berlebih. Setiap orang memiliki asam urat di dalam tubuh, karena pada setiap metabolisme normal dihasilkan asam urat. Sedangkan pemicunya adalah makanan dan senyawa lain yang banyak mengandung purin.
Sebetulnya, tubuh menyediakan 85 persen senyawa purin untuk kebutuhan setiap hari. Ini berarti bahwa kebutuhan purin dari makanan hanya sekitar 15 persen. Sayangnya, fakta ini masih belum diketahui secara luas oleh masyarakat. Akibatnya banyak orang suka menyamaratakan semua makanan. Orang menyantap apa saja yang dia inginkan, tanpa mempertimbangkan kandungan di dalamnya. Makanan sumber dari produk hewani biasanya mengandung purin sangat tinggi.Produk makanan mengandung purin tinggi kurang baik bagi orang-orang tertentu, yang punya bakat mengalami gangguan asam urat. Jika mengonsumsi makanan ini tanpa perhitungan, jumlah purin dalam tubuhnya dapat melewati ambang batas normal.
Beberapa jenis makanan dan minuman yang diketahui bisa meningkatkan kadar asam urat adalah alkohol, ikan hearing, telur, dan jeroan.
Ikan hearing atau sejenisnya (sarden), dan jeroan merupakan sumber senyawa sangat potensial. Yang tergolong jeroan bukan saja usus melainkan semua bagian lain yang terdapat dalam perut hewan –seperti hati, jantung, babat, dan limfa. KONSUMSI jeroan memperberat kerja enzim hipoksantin untuk mengolah purin. Akibatnya banyak sisa asam urat di dalam darahnya, yang berbentuk butiran dan mengumpul di sekitar sendi sehingga menimbulkan rasa sangat sakit. Jeroan memang merupakan salah satu hidangan menggiurkan, di antaranya soto babat, sambal hati, sate jantung, dan kerupuk limfa. Tetapi salah satu dampaknya, jika tubuh kelebihan senyawa purin maka si empunya diri mengalami sakit pada persendian.

Penyebab
Penyakit asam urat digolongkan menjadi penyakit gout primer dan penyakit gout sekunder. Pada penyakit gout primer, 99 persen penyebabnya belum diketahui (idiopatik).
Diduga berkaitan dengan kombinasi faktor genetic dan faktor hormonal yang menyebabkan gangguan metabolisme yang dapat mengakibatkan meningkatnya produksi asam urat atau bisa juga diakibatkan karena berkurangnya pengeluaran asam urat dari tubuh.
Penyakit gout sekunder disebabkan antara lain karena meningkatnya produksi asam urat karena nutrisi, yaitu mengonsumsi makanan dengan kadar purin yang tinggi. Purin adalah salah satu senyawa basa organic yang menyusun asam nukleat (asam inti dari sel) dan termasuk dalam kelompok asam amino, unsur pembentuk protein. Produksi asam urat meningkat juga bisa karena penyakit darah (penyakit sumsum tulang, polisitemia), obat-obatan (alkohol, obat-obat kanker, vitamin B12).
Penyebab lainnya adalah obesitas (kegemukan), penyakit kulit (psoriasis), kadar trigliserida yang tinggi. Pada penderita diabetes yang tidak terkontrol dengan baik biasanya terdapat kadar benda-benda keton (hasil buangan metabolisme lemak) yang meninggi. Benda-benda keton yang meninggi akan menyebabkan asam urat juga ikut meninggi. Setiap orang dapat terkena penyakit asam urat. Karena itu, kita perlu mewaspadai gejala-gejalanya. Penyakit radang sendi akibat peningkatan kadar asam urat darah disebut dengan artritis gout atau artritis pirai. Artritis gout yang akut disebabkan oleh reaksi radang jaringan terhadap pembentukan kristal urat. Pada sebagian besar kasus gout riwayat penyakit dan gambaran klinis bersifat khusus, sehingga kadang-kadang diagnosis dapat langsung ditegakkan. Seseorang dikatakan menderita asam urat (gout) jika kondisinya memenuhi beberapa syarat dan biasanya perjalanan penyakitnya klasik sekali, seperti mempunyai gejala yang khas penyakit gout, mempunyai perjalanan penyakit yang khas penyakit gout, ditemukan asam urat dalam kadar tinggi dalam darahnya, dan hasil pemeriksaan mikroskopik dari cairan sendi atau tofus (benjolan asam urat) ditemukan kristal asam urat yang berbentuk jarum. Lebih banyak pria Umumnya yang terserang asam urat adalah para pria, sedangkan pada perempuan persentasenya kecil dan baru muncul setelah menopause. Kadar asam urat kaum pria cenderung meningkat sejalan dengan peningkatan usia. Pada wanita, peningkatan itu dimulai sejak masa menopause.
Mengapa asam urat cenderung dialami pria? Ini karena perempuan mempunyai hormon estrogen yang ikut membantu pembuangan asam urat lewat urine. Sementara pada pria, asam uratnya cenderung lebih tinggi daripada perempuan karena tidak memiliki hormon estrogen tersbut. Jadi selama seorang perempuan mempunyai hormon estrogen, maka pembuangan asam uratnya ikut terkontrol. Ketika sudah tidak mempunyai estrogen, seperti saat menopause, barulah perempuan terkena asam urat. Kalau peningkatan asam urat ini melewati ambang batas yang bisa ditolerir, persoalan akan timbul pertama pada ginjal, sendi, dan saluran kemih

Kadar Normal
Pemeriksaan asam urat di laboratorium dilakukan dengan dua cara, Enzimatik dan Teknik Biasa.
Kadar asam urat normal menurut tes Enzimatik maksimum 7 mg/dl.
Sedangkan pada Teknik Biasa, nilai normalnya maksimum 8 mg/dl. Bila hasil pemeriksaan menunjukkan kadar asam urat melampaui standar normal itu, penderita dimungkinkan mengalami hiperurisemia. Kadar asam urat normal pada pria dan perempuan berbeda.
Kadar asam urat normal pada pria berkisar 3,5 – 7 mg/dl dan pada perempuan 2,6 – 6 mg/dl. Kadar asam urat diatas normal disebut hiperurisemia. Perjalanan penyakit yang klasik biasanya dimulai dengan suatu serangan atau seseorang memiliki riwayat pernah cek asam uratnya tinggi di atas 7 mg/dl, dan makin lama makin tinggi. Jika demikian, kemungkinannya untuk menjadi penyakit gout itu makin besar. Biasanya 25% orang yang asam uratnya tinggi akan menjadi penyakit gout. Bila kadar asam urat tinggi tapi tidak ada gejala serangan sendi ini disebut stadium awal. Pada setiap orang berbeda-beda. Ada yang bertahun-tahun sama sekali tidak muncul gejalanya, tetapi ada yang muncul gejalanya di usia 20 tahun, 30 tahun, atau 40 tahun.

Gambaran Klinis
Artritis gout muncul sebagai serangan keradangan sendi yang timbul berulang-ulang.
Gejala khas dari serangan artritis gout adalah serangan akut biasanya bersifat monoartikular (menyerang satu sendi saja) dengan gejala pembengkakan, kemerahan, nyeri hebat, panas dan gangguan gerak dari sendi yang terserang yang terjadi mendadak (akut) yang mencapai puncaknya kurang dari 24 jam. Lokasi yang paling sering pada serangan pertama adalah sendi pangkal ibu jari kaki. Hampir pada semua kasus, lokasi artritis terutama pada sendi perifer dan jarang pada sendi sentral. Serangan yang terjadi mendadak maksudnya tiba-tiba. Karena itu bisa saja terjadi, siang hari sampai menjelang tidur tidak ada keluhan, tetapi pada tengah malam penderita mendadak terbangun karena rasa sakit yang amat sangat. Kalau serangan ini datang, penderita akan merasakan sangat kesakitan walau tubuhnya hanya terkena selimut atau bahkan hembusan angin. Perjalanan penyakit gout sangat khas dan mempunyai 3 tahapan. Tahap pertama disebut tahap artritis gout akut. Pada tahap ini penderita akan mengalami serangan artritis yang khas dan serangan tersebut akan menghilang tanpa pengobatan dalam waktu 5 – 7 hari. Karena cepat menghilang, maka sering penderita menduga kakinya keseleo atau kena infeksi sehingga tidak menduga terkena penyakit gout dan tidak melakukan pemeriksaan lanjutan. Bahkan, dokter yang mengobati kadang-kadang tidak menduga penderita terserang penyakit gout. Karena serangan pertama kali ini singkat waktunya dan sembuh sendiri, sering penderita berobat ke tukang urut dan waktu sembuh menyangka hal itu disebabkan hasil urutan/pijatan. Padahal, tanpa diobati atau diurut pun serangan pertama kali ini akan hilang sendiri. Setelah serangan pertama, penderita akan masuk pada gout interkritikal. Pada keadaan ini penderita dalam keadaan sehat selama jangka waktu tertentu. Jangka waktu antara seseorang dan orang lainnya berbeda. Ada yang hanya satu tahun, ada pula yang sampai 10 tahun, tetapi rata-rata berkisar 1 – 2 tahun. Panjangnya jangka waktu tahap ini menyebabkan seseorang lupa bahwa ia pernah menderita serangan artritis gout atau menyangka serangan pertama kali dahulu tak ada hubungannya dengan penyakit gout. Tahap kedua disebut sebagai tahap artritis gout akut intermiten. Setelah melewati masa gout interkritikal selama bertahun-tahun tanpa gejala, penderita akan memasuki tahap ini, ditandai dengan serangan artritis yang khas. Selanjutnya penderita akan sering mendapat serangan (kambuh) yang jarak antara serangan yang satu dan serangan berikutnya makin lama makin rapat dan lama, serangan makin lama makin panjang, serta jumlah sendi yang terserang makin banyak. Tahap ketiga disebut sebagai tahap artritis gout kronik bertofus. Tahap ini terjadi bila penderita telah menderita sakit selama 10 tahun atau lebih. Pada tahap ini akan terjadi benjolan-benjolan di sekitar sendi yang sering meradang yang disebut sebagai tofus. Tofus ini berupa benjolan keras yang berisi serbuk seperti kapur yang merupakan deposit dari kristal monosodium urat. Tofus ini akan mengakibatkan kerusakan pada sendi dan tulang di sekitarnya. Tofus pada kaki bila ukurannya besar dan banyak akan mengakibatkan penderita tidak dapat menggunakan sepatu lagi.

Faktor Risiko
Faktor risiko yang menyebabkan orang terserang penyakit asam urat adalah pola makan, kegemukan, dan suku bangsa.
Di dunia, suku bangsa yang paling tinggi prevalensinya pada orang Maori di Australia. Prevalensi orang Maori terserang penyakit asam urat tinggi sekali, sedangkan di Indonesia prevalensi tertinggi pada penduduk pantai dan yang paling tinggi di daerah Manado-Minahasa karena kebiasaan atau pola makan ikan dan mengonsumsi alkohol. Alkohol menyebabkan pembuangan asam urat lewat urine itu ikut berkurang sehingga asam uratnya tetap bertahan di dalam darah. Konsumsi ikan laut yang tinggi juga mengakibatkan asam urat. Asupan yang masuk ke tubuh juga memengaruhi kadar asam urat dalam darah. Makanan yang mengandung zat purin yang tinggi akan diubah menjadi asam urat. Purin yang tinggi terutama terdapat dalam jeroan, sea food: udang, cumi, kerang, kepiting, ikan teri. KALAU menurut hasil pemeriksaan laboratorium kadar asam urat terlalu tinggi, kita perlu memperhatikan masalah makanan. Makanan dan minuman yang selalu dikonsumsi apakah merupakan pemicu asam urat. Pada orang gemuk, asam urat biasanya naik sedangkan pengeluarannya sedikit. Maka untuk keamanan, orang biasanya dianjurkan menurunkan berat badan. Yang paling penting untuk diketahui adalah kalau asam urat tinggi dalam darah, tanpa kita sadari akan merusak organ-organ tubuh, terutama ginjal, karena saringannya akan tersumbat. Tersumbatnya saringan ginjal akan berdampak munculnya batu ginjal, atau akhirnya bisa mengakibatkan gagal ginjal. Asam urat pun merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung koroner. Diduga kristal asam urat akan merusak endotel (lapisan bagian dalam pembuluh darah) koroner. Karena itu, siapapun yang kadar asam uratnya tinggi harus berupaya untuk menurunkannya agar kerusakan tidak merembet ke organ-organ tubuh yang lain.

Penatalaksanaan
Penatalaksanaan artritis gout:
• Meredakan radang sendi (dengan obat-obatan dan istirahat sendi yang terkena).
• Pengaturan asam urat tubuh (dengan pengaturan diet dan obat-obatan).

Tujuan utama pengobatan artritis gout adalah:
• Mengobati serangan akut secara baik dan benar
• Mencegah serangan ulangan artritis gout akut
• Mencegah kelainan sendi yang berat akibat penimbunan kristal urat
• Mencegah komplikasi yang dapat terjadi akibat peningkatan asam urat pada jantung, ginjal dan pembuluh darah.
• Mencegah pembentukan batu pada saluran kemih.

Makin cepat seseorang mendapat pengobatan sejak serangan akut, makin cepat pula penyembuhannya. Pengobatan dapat diberikan obat anti inflamasi nonsteroid (antirematik) dan obat penurun kadar asam urat (obat yang mempercepat/meningkatkan pengeluaran asam urat lewat kemih (probenecid) atau obat yang menurunkan produksi asam urat (allopurinol)).

Pengaturan diet
Selain jeroan, makanan kaya protein dan lemak merupakan sumber purin. Padahal walau tinggi kolesterol dan purin, makanan tersebut sangat berguna bagi tubuh, terutama bagi anak-anak pada usia pertumbuhan. Kolesterol penting bagi prekusor vitamin D, bahan pembentuk otak, jaringan saraf, hormon steroid, garam-garaman empendu dan membran sel.Orang yang kesehatannya baik hendaknya tidak makan berlebihan. Sedangkan bagi yang telah menderita gangguan asam urat, sebaiknya membatasi diri terhadap hal-hal yang bisa memperburuk keadaan. Misalnya, membatasi makanan tinggi purin dan memilih yang rendah purin.

Makanan yang sebaiknya dihindari adalah makanan yang banyak mengandung purin tinggi. Penggolongan makanan berdasarkan kandungan purin:
• Golongan A: Makanan yang mengandung purin tinggi (150-800 mg/100 gram makanan) adalah hati, ginjal, otak, jantung, paru, lain-lain jeroan, udang, remis, kerang, sardin, herring, ekstrak daging (abon, dendeng), ragi (tape), alkohol serta makanan dalam kaleng.
• Golongan B: Makanan yang mengandung purin sedang (50-150 mg/100 gram makanan) adalah ikan yang tidak termasuk golongan A, daging sapi, kerang-kerangan, kacang-kacangan kering, kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur, daun singkong, daun pepaya, kangkung.
• Golongan C: Makanan yang mengandung purin lebih ringan (0-50 mg/100 gram makanan) adalah keju, susu, telur, sayuran lain, buah-buahan. Pengaturan diet sebaiknya segera dilakukan bila kadar asam urat melebihi 7 mg/dl dengan tidak mengonsumsi bahan makanan golongan A dan membatasi diri untuk mengonsmsi bahan makanan golongan B. Juga membatasi diri mengonsumsi lemak serta disarankan untuk banyak minum air putih. Apabila dengan pengaturan diet masih terdapat gejala-gejala peninggian asam urat darah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Hal yang juga perlu diperhatikan, jangan bekerja terlalu berat, cepat tanggap dan rutin memeriksakan diri ke dokter. Karena sekali menderita, biasanya gangguan asam urat akan terus berlanjut.